Diduga Keracunan Usai Makan Nasi Box, Belasan Warga Tangerang Dibawa ke RS

Madu99lounge – Keracunan Usai Makan Nasi Box

Dugaan keracunan massal terjadi di Larangan Utara, Larangan, Tangerang, Banten. Sebanyak 13 warga mual-mual di duga keracunan usai menyantap nasi kotak pemberian seorang warga bernama Lina yang tengah menggelar syukuran.
Lurah Larangan Utara, Iwan Subekti mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (9/10) lalu. Di antara 13 orang yang di duga keracunan 3 orang di larikan ke Puskesmas sedangkan 10 orang lainnya di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“(Sebanyak) 3 di Puskesmas 10 Rumah Sakit Bakti Asih. Pada mual ternyata,” ujar Iwan saat di konfirmasi, Minggu (10/10/2021).

Iwan menyebut, kala itu ada seorang warganya yang bernama Lina tengah menggelar pernikahan. Lina pun menyajikan makanan dalam bentuk nasi kotak kepada para tetangga di sekitar kediamannya.

“Keluarga Ibu Lina. Adiknya nikah. Kan dia masak sendiri, masak mie sama ayam dan sop di bikin 30 dus. Bentuk rasa syukur di bagiin di situ. Enggak tau dia bahwa ada racun atau gimana belum tahu,” terang Iwan.

Diduga Keracunan Usai Makan Nasi Box, Belasan Warga Tangerang Dibawa ke RS

Dirinya mengatakan, nasi kotak tersebut diduga terbuat dari bumbu yang sudah kadaluarsa. Lebih lanjut, Iwan menjelaskan ke-13 warga yang sempat di lakukan perawatan kini sudah kembali ke rumah.

“Cuma dugaan dari bumbu kadaluarsa kan racikan itu, beli di Pasar Lembang. (Enggak parah) jadi di kasi obat tinggal nunggu pemulihan doang. Jam 7 malam kemarin sudah clear,” tutur Iwan.

Iwan berujar bahwa salah satu nasi kotak itu kini sudah di serahkan ke polisi untuk di lakukan pengecekan lebih lanjut.

“Di bawa Polsek Ciledug nasi box ” pungkasnya.

Di konfirmasi secara terpisah, Kapolsek Ciledug Kompol Poltar Lumban Gaol mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki lebih lanjut terkait sample nasi kota itu. Pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Larangan Utara terkait kejadian tersebut.

“Iya, kita masih cek dulu sampelnya. Lurahnya mau kita komunikasikan dulu. Sudah sembuh semua itu yang paling penting itu yang paling utama,” ujar Poltar kepada wartawan, Minggu (10/10).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *